MODUL LURING BASIS DATA
MODUL LURING
BASIS DATA
KELAS XII
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
MODUL
ARSITEKTUR SISTEM RELASI BASIS DATA
SMK Negeri 2 Magelang
2020
MODUL
A. Judul Materi : Arsitektur Sistem Relasi Basis Data.
B. Kegiatan belajar
1. Mengamati untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang arsitektur
RDBMS
2. Mengumpulkan data tentang tentang arsitektur RDBMS
3. Mengomunikasikan tentang arsitektur RDBMS
C. Kompetensi dasar
3. 13. Memahami arsitektur RDBMS.
4.13. Mempresentasikan arsitektur RDBMS.
D. Tujuan pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan tentang arsitektur sistem relasi basis data.
2. Siswa mampu menggambarkan arsitektur sistem relasi basis data.
E. Uraian materi
ARSITEKTUR SISTEM RELASI BASIS DATA
Bentuk penggunaan relasional DBMS dalam berbagai bidang kerja, contoh akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain-lain. Saat ini, implementasi sudah sangat banyak dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehingga dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan. Sebuah sisten manajemen basis data relasional (Relational Database Manugement System/RDBMS) identik dengan sebuah program komputer yang di desain untuk memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data dan atas permintaan penggunanya. Awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat kompater yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan
Gambar 1. Arsitektur RDBMS
1
1. Arsitektur RDBMS
Arsitektur RDBMS memiliki banyak karakteristik yang membedakan dari model penyimpanan data lainnya. Perbedaan yang paling penting adalah pemisahan segi fisik dari segi logika suatu data. Seluruh data dalam RDBMS secara logika tersimpan di dalam tabel-tabel sebagai kumpulan dari baris dan kolom. Sistem pencarian data di dalam RDBMS menggunakan indeks yang merupakan struktur data yang terpisah dari tabel dan menyimpan hanya nilai terstruktur dari kolom-kolom dan alamat fisiknya. Di samping itu, dengan didukung oleh penggunaan indeks dapat mempercepat proses pencarian data di dalam database.
Gambar 2. Struktur RDBMS
RDBMS (Relational Databare Mamovement System) sebagai sebuah program yang melayani sistem basis data yang entitas utamanya terdiri dari tabel-tabel yang memiliki relasi dari satu tabel ke tabel yang lain. Suatu database terdiri dari banyak tabel dan tabel-tabel tersebut terdiri dari banyak fleld yang dinyatakan sebagai kolomnya. Isi tiap baris dari tabel merupakan data. Contoh dalam database kelas yang terdiri tabel siswa, tabel mapel, dan tabel nilai. Field dari tabel siswa adalah NIM, nama, alamat, dan tanggal lahir dengan primary key NIM. Sedangkan field dari tabel mapel adalah Kd_mapel, Nm_mapel, dan rombel dengan primary_key: Kd_mapel. Sedangkan untuk tabel nilai hanya perlu field NIM, Kd_mapel dan nilai. Dengan demikian, NIM dan Kd_mapel merupakan foreign key untuk tabel tabel_siswa dan tabel_mapel. Oleh sebab itu, RDBMS akan menjaga agar data-data yang menjadi kunci relasi pada foreign key dan primary key sebagai data-data yang berkaitan satu sama lain. Jika terdapat data yang salah relasinya, maka secara otomatis RDMBS akan menolak data tersebut.
Optimizer sebagai salah satu karakteristik dari arsitektur RDBMS yang identik dengan sebuah sistem pakar yang bertugas dalam menentukan cara pemrosesan yang paling efesien bagi suatu database. Di samping itu, terdapat integrity constraints tabel-tabel yang dihubungkan dengan key. Sebuah key yang secara unique bagi suatu tabel
2
dapat berdiri sebagai kolom yang tidak unique bagi tabel lainnya. Key adalah beberapa kolom atau kombinasi kolom yang secara unique mengidentifikasi setiap tabel Integrity Constraints didefinisikan sebagai aturan "build in" yang secara otomatis berpengaruh dalam mempertahankan integritas database.
Gambar 3. Penggunaan Database
a. Elemen-Elemen RDBMS
Untuk mendapatkan informasi yang berguna dari kumputan data, maka diperlukan suatu perangkat lunak (softwarej untuk memanipulasi data sehingga mendapatkan informasi yang berguna. Basis data diterjemahkan sebagai kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan lainnya yang diaorganisasikan sesuai struktur tertentu dan disimpan dengan baik. Software Database Manajement System (DBMS) yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data datam jumlah besar. Sehingga tidak menimbulkan crash dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan elemen-elemen RDBMS sebagai berikut.
1) Database
Sekelompok tabel data berisi informasi yang berhubungan. Perhatikan bahwa suatu database dapat terdiri dari satu tabel saja.
2) Table
Sekelompok record data dengan masing-masing informasi yang sejenis. Contoh : katalog perpustakaan, di mana katalog tersebut merupakan tabel data.
3) Record
Entri tunggal dalam tabel entri tersebut terdiri dari sejumlah field data Dalam katalog perpustakaan, record adalah salah satu baris entri tunggal
3
4) Field
Item (kolom) tertentu dari data dalam record Dalam satu buk telepon, sekurang-kurangnya dapat dikenali empat field, misalnya nama keluarga, nama depan, alamat, dan nomor telepon.
5) Indeks
Tipe tabel tertentu yang berisi nilai-nilai field kunci atau field (yang ditetapkan oleh pemakai) dan pinter ke lokasi record yang sebenarmya. Nilai-nilai dan pointer ini disimpan dalam urutan tertentu (sekali lagi ditetapkan oleh pemakai) dan mungkin digunakan untuk menyajikan data dalam urutan database.
6) Query
Perintah SQL yang dirancang untuk memanggil kelompok record tertentu dari satu tabel atau lebih untuk melakukan operasi pada tabel. Meskipun perintah SQL dapat dijalankan langsung dari program, query sebagai engine perintah dan menyimpannya dalam database itu sendiri. Jika perintah-perintah SQL sering digunakan sebagaimana perintah yang memanggil record untuk laporan bulanan tertentu. Bila query disimpan dalam database, biasanya akan terjadi kompilasi query yang memperbaiki kinerja program kita karena mesin database tidak harus menguraikan perintah SQL.
7) View
View data terdiri atas jumlah record yang tampak (diproses) dan urutan penampilannya (atau pemrosesannya). View khususnya dikendalikan olch filter dan indeks.
8) Filter
Filter (pembatas kondisi) sebenamya bukan bagian dari database, namun digunakan bersama urutan indeks dan sort untuk menentukan data yang diproses atau ditampilkan.
b. Variasi Dinamis
Spekulasi bermunculan terhadap kemungkinan untuk membuat sebuah sistem basis data generasi baru yang menggunakan model relasional secara dinamis" dengan kolom yang bisa dibuat secara dinamis, ukuran yang berkembang secara dinamis, dan didefinisikan secara dinamis. Dengan demikian, keluhan yang muncul dan dikenal secara umum terhadap keberadaan RDBMS adalah implementasi yang dipandang terlalu statis. Setiap baris dapat diimplementasikan sebagai map (kamus ataupun larik asosiatif) dan kolom-kolom yang tidak dikenal secara sederhana disajikan sebagai field kosong. Beberapa menganggap hal ini menyalahi model relasional, namun kalangan lam menyanggah bahwa sebuah penggunaan map hanyalah sebagai detal implementasi.
4
2. Primary Key
Primary key (unique key) merupakan sebuah aturan yang berfungsi untuk membedakan antara baris satu dengan baris lainnya yang ada pada tabel dan bersifat unik. Primary key dapat diterapkan pada satu atau lebih field. Apabila diterapkan pada satu atau lebih field, maka pada field tersebut tidak boleh bernilai sama untuk seluruh baris pada tabel. Ketentuan yang harus diperhatikan ketika field menjadi primary key, yaitu data tidak boleh sama atau ganda (unik) dan data tidak boleh bernilai null. Primary key berguna pada saat menampilkan record hasil pencarian (searching), pengurutan (sorting), dan berbagai operasi query lainnya. Dengan memilih primary key, maka proses pencarian, pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung lebih cepat. Primary key atau unique key dapat diterapkan pada satu atau lebih field. Apabila unique key diterapkan pada satu atau lebih field, maka pada field tersebut tidak boleh bernilai sama untuk seluruh baris pada tabel.
3. Foreign Key
Foreign key digunakan untuk menandai suatu tabel terhubung dengan tabel lain dalam konteks tabel parent dan child. Sub key sebuah tabel dikatakan child bila memiliki suatu field sebagai reference terhadap di tabel paren Hal ini digunakan untuk menjaga konsistensi dan keterkaitan antar tabel Biasanya penggunaan foreign key akan sangat dibutuhkan ketik menemukan banyak tabel dan ingin menghubungkan satu tabel dengan tabel lainnya. Foreign key berguna untuk mendefinisikan kolom-kolom pada suatu tabel yang nilainya mengacu ke tabel lain schingga kolom tersebut memiliki nilai yang harus diambil dari nilai kolom pada tabel lain Kolom tabel yang datanya diambil harus berupa kolom primary key (unique). Salah satu karakteristik dari foreign key antara lain bila menghapus salah satu row di tabel parent, maka row yang terkait juga akan ikut terhapus atau field yang tertanam di row child dapat dibuat NULL.
4. Relasi Antar-tabel dalam Basis Data
Sebuah database dalam relational database model identik dengan kumpulan relasi yang saling terhubung satu sama lainnya. Relasi adalah istilah dalam relational database, tapi lebih familiar jika menyebutnya sebagai tabel. Dalam relational database, bentuk penggunaan kolom (column) disebut attribute, sedangkan baris (row) disebut tuple. Relasi dapat didefinisikan sebagai hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan lainnya yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi untuk mengatur mengatur operasi suatu database. Karena itu setiap tabel harus saling berhubungan agar akses data untuk mendapatkan informasi yang tlepat dan cepat dapat dilakukan dengan baik. Contoh Tabel Dokter dan Tabel Pasien harus memiliki relasi karena dokter bekerja untuk melayani setiap pasien yang datang ke puskesmas Relasi ini sangat penting karena dapat meminimalisir adanya kesalahan mendesain database. Pembuatan relasi sangat mudah dilakukan, yaitu dengan menggunakan 2 (dua) kolom pada tabel.
5
a. One-to-One (1-1)
Indikasi untuk menggunakan tipe relasi ini jika sebuah data memiliki sebuah subset data tertentu yang menerangkan lebih detail data itu, di mana subset data ini tidak dimiliki oleh data tersebut pada umumnya Relasi one-to-one digunakan untuk merelasikan satu data sebuah tabel dengan hanya satu data dari tabel lainnya. Misalnya, relasi antara tabel siswa dan tabel orang tua. Satu baris siswa hanya berhubungan dengan satu baris orang tua dan juga sebaliknya. Atau bisa ditemui pada sebuah produk yang secara umum memiliki id _produk, nama, dan harga, jenis Namun, pada tipe product tertentu maupun tanggal_terbit. Satu data di tabel product hanya terhubung dengan satu data di tabel buku.
b. One-to-Many (1-N)
Relasi one-to-many identik dengan relasi antar dua tabel di mana satu data (record) dari tabel X bisa terhubung dengan beberapa record di tabel Y. Misalnya relasi perwalian antara tabel guru dan tabel siswa, di mana satu baris guru atau satu guru bisa berhubungan dengan satu baris atau lebih siswa, Atau pada penjualan memiliki id penjualan, IaDgal jual, dan kasir, di mana setiap penjualan bisa terhubung dengan item_penjualan. d item,id penjualan, id_produk, jumlah, dan harga_jual. banyak Item penjualan memiliki
c. Many-to-Many (N-M)
Jenis relasi yang paling kompleks adalah relasi many-to-many, karena memerlukan tabel lain untuk menghubungkan dua tabel data yang saling berkepentingan. Misalnya, penjualan bisa terhubung dengan berbagai produk dan produk bisa terhubungan dengan berbagai penjualan. Tabel penjualan dan produk memiliki relasi banyak ke banyak yang dihubungkan oleh tabel item_penjualan. Atau bisa dilihat pada relasi antara guru yang bisa memiliki banyak siswa dan siswa bisa memiliki banyak guru. Relasi banyak ke banyak antara guru dan siswa memerlukan tabel lain, misalnya tabel siswa_guru atau tabel mata pelajaran untuk relasi antar tabel siswa dengan guru. Dalam hal ini, satu baris siswa bisa berhubungan dengan banyak baris mata pelajaran begitu juga sebaliknya.
F. Rangkuman
1. Bentuk penggunaan relasional DBMS dalam berbagai bidang kerja, contoh akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain-lain
2. Arsitektur RDBMS memiliki banyak karakteristik yang membedakan dari model penyimpanan data lainnya. Perbedaan yang paling penting adalah pemisahan segi fisik dari segi logika suatu data
3. Primary key (unique key) merupakan sebuah aturan yang berfungsi untuk membedakan antara baris satu dengan baris lainnya yang ada pada tabel dan
6
bersifat unik sedangkan Foreign key digunakan untuk menandai suatu tabel terhubung dengan tabel lain dalam konteks tabel parent dan child.
G. Lembar Kerja Siswa
Buatlah relasi antar tabel dari tabel tb_Dokter_Nama_Siswa dan tabel tb_Pasien _Nama_Siswa yang memiliki relasi dengan tabel tb_Rawat_Nama_Siswa karena dokter bekerja untuk melayani setiap pasien yang datang ke Puskesmas. Relasi antara dokter dan pasien akan terjadi ketika pasien datang.
TABEL1 : Modul_4_Nama_Siswa
Nama Tabel
Atribut/Field
Tipe Data
Panjang
tb_Dokter_Nama_Siswa
Id_Dokter
Text
5
Nm_Dokter
Text
20
Almt_Dokter
Text
30
Jenis_Kel
Text
1
Keahlian
Text
30
tb_Pasien_Nama_Siswa
Id__Pasien
Text
5
Nm_Pasien
Text
30
Almt_Pasien
Text
50
Jenis_Kel
Number
1
Tgl_Lahir
Date/time
Satuan
Number
1
tb_Rawat_Nama_Siswa
Id_Dokter
Text
5
Id__Pasien
Text
5
Tgl_Rawat
Date/Time
Kd_Penyakit
Text
5
Kd_Obat
Text
5
H. Latihan/Tugas
1. Sebutkan yang anda ketahui tentang elemen-elemen RDBMS
7
Komentar
Posting Komentar